Carragher Coret Liverpool dan Manchester United, Hanya Jagokan Dua Kandidat Juara Liga Inggris

Carragher Coret Liverpool dan Manchester United, Hanya Jagokan Dua Kandidat Juara Liga Inggris

Kilas Sepak BolaCarragher Juara Liga Inggris menjadi pembahasan hangat setelah legenda Liverpool itu mengungkapkan prediksinya mengenai persaingan Premier League musim 2026/2027. Menurut Carragher, perebutan gelar musim ini tidak akan berlangsung seluas yang diperkirakan banyak orang. Ia menilai hanya dua klub yang benar-benar memiliki kualitas untuk mengangkat trofi di akhir musim. Pendapat tersebut langsung menarik perhatian publik karena Liverpool, klub yang pernah dibelanya selama bertahun-tahun, justru tidak masuk dalam daftar favorit. Selain itu, Manchester United juga dicoret dari persaingan. Pernyataan Carragher menunjukkan bahwa ia lebih memilih melihat kondisi tim secara objektif dibanding sekadar memberikan dukungan emosional kepada mantan klubnya.

Arsenal Masih Layak Menjadi Penantang Utama

Sebagai juara bertahan Premier League, Arsenal tetap dianggap memiliki peluang besar mempertahankan gelarnya. Keberhasilan mengakhiri penantian panjang musim lalu membuat The Gunners kini memiliki mental juara yang lebih kuat. Selain itu, skuad Arsenal dinilai semakin matang karena banyak pemain inti telah bermain bersama selama beberapa musim. Stabilitas tersebut menjadi modal penting menghadapi kompetisi yang sangat panjang. Di sisi lain, Carragher percaya konsistensi permainan Arsenal masih menjadi salah satu yang terbaik di Inggris. Meskipun bursa transfer belum ditutup, ia melihat fondasi yang dimiliki tim asuhan Mikel Arteta sudah cukup kuat untuk kembali bersaing hingga pekan terakhir musim ini.

Baca Juga : Arsenal Terus Dekati Bruno Guimaraes, Negosiasi dengan Newcastle Masuki Tahap Krusial

Manchester City Tetap Difavoritkan Meski Berganti Pelatih

Carragher akhirnya memilih Manchester City sebagai kandidat terkuat untuk menjadi juara Premier League musim ini. Menurutnya, kualitas skuad City tetap berada di level tertinggi meskipun era Pep Guardiola telah berakhir. Selain itu, kehadiran pelatih baru, Enzo Maresca, dinilai mampu menjaga filosofi permainan yang selama ini menjadi kekuatan utama klub. Carragher bahkan mengaku terkesan dengan kemampuan Maresca saat menghadapi Liverpool pada musim sebelumnya. Ia melihat pelatih asal Italia tersebut memiliki pemahaman taktik yang sangat baik. Karena alasan itu, Manchester City dianggap masih memiliki kapasitas untuk mempertahankan dominasi mereka di kompetisi domestik.

Masa Depan Rodri Dinilai Sangat Menentukan

Meski menjadikan Manchester City sebagai favorit utama, Carragher memberikan satu catatan penting mengenai masa depan Rodri. Gelandang asal Spanyol itu dianggap sebagai sosok yang sangat menentukan keseimbangan permainan The Citizens. Jika Rodri tetap bertahan, peluang City meraih gelar diyakini semakin besar. Sebaliknya, apabila ia benar-benar hengkang ke klub lain, kekuatan Manchester City diperkirakan akan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Oleh sebab itu, Carragher menilai keputusan mengenai masa depan Rodri akan menjadi salah satu faktor terbesar dalam perebutan gelar musim ini. Bursa transfer yang masih berlangsung juga membuat situasi tersebut terus menjadi perhatian para pengamat sepak bola.

Baca Juga :John Herdman Bongkar Kesalahan Timnas Indonesia Saat Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Liverpool Dinilai Belum Siap Kembali Bersaing

Sebagai mantan pemain Liverpool, Carragher tetap memberikan penilaian yang realistis terhadap kondisi The Reds. Ia mengakui bahwa Liverpool belum memiliki fondasi yang cukup kuat untuk kembali menjadi juara Liga Inggris setelah menjalani musim yang kurang memuaskan. Menurutnya, tim masih membutuhkan perkembangan lebih lanjut, baik dari sisi kualitas permainan maupun kedalaman skuad. Selain itu, proses adaptasi terhadap era baru juga membutuhkan waktu agar seluruh pemain dapat tampil lebih konsisten. Meskipun demikian, Carragher tidak sepenuhnya menutup peluang Liverpool. Ia menilai situasi masih bisa berubah apabila klub mampu memanfaatkan sisa waktu bursa transfer dengan menghadirkan pemain yang tepat.

Manchester United Masih Belum Meyakinkan

Selain Liverpool, Manchester United juga tidak masuk dalam daftar kandidat juara versi Carragher. Ia secara tegas menyatakan bahwa Setan Merah belum memiliki kekuatan yang cukup untuk menjuarai Premier League musim ini. Meski begitu, Carragher tetap memberikan apresiasi terhadap strategi transfer yang dilakukan Manchester United. Menurutnya, klub kini mulai meninggalkan kebiasaan membeli pemain hanya karena nama besarnya. Pendekatan yang lebih terukur dianggap sebagai langkah positif untuk membangun tim yang lebih kompetitif dalam jangka panjang. Walaupun hasilnya belum tentu langsung terlihat musim ini, perubahan strategi tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi perkembangan Manchester United di masa mendatang.

Persaingan Premier League Diprediksi Tetap Ketat

Walaupun Carragher hanya menjagokan dua tim, persaingan Premier League musim 2026/2027 diperkirakan tetap berlangsung sengit. Bursa transfer yang masih terbuka memberi kesempatan bagi setiap klub untuk memperkuat skuad sebelum kompetisi memasuki fase penting. Selain itu, faktor cedera pemain, jadwal padat, hingga performa sepanjang musim dapat mengubah peta persaingan kapan saja. Oleh karena itu, prediksi yang muncul saat ini masih sangat mungkin berubah seiring berjalannya kompetisi. Namun satu hal yang pasti, Premier League kembali menjanjikan persaingan menarik antara klub-klub terbaik Inggris. Para penggemar pun menantikan apakah Arsenal mampu mempertahankan gelarnya atau Manchester City kembali merebut takhta sepak bola Inggris.